Modal Pengamen

Semua usaha sudah tentu memerlukan modal. Bahkan mengamen-pun butuh modal. Mulai dari yang hanya modal suara, potongan kayu+tutup botol, kencrung, gitar, sampe pipa peralon. Bahkan ada juga yang bermodalkan sound sistem sederhana.


Pemandangan di atas saya jumpai ketika naik bus semarang-tegal. Eh, keknya cirebon. Pada awalnya saya cuma bertanya-tanya dalam hati, ini ibu2 naik bus kok bawa2 speaker segitu mau konser kemana.. Setelah memasang kaset dan mengecek mic, baru ngeh kalo dia mau ngamen! Dengan postur tubuh yang pendek pas-pasan dan suara juga pas-pasan mulailah dia menyanyi 2 buah lagu di samping tempat saya duduk! huh, kenapa milih di samping saya ya? :D ah, sudah lah...



Apapun profesi dan pekerjaan kita, semua itu butuh modal butuh usaha. Jika kita mengerjakan dengan ikhlas tanpa keterpaksaan, semua tidak akan terasa berat.

Postingan Terkait Lainnya :


Widget by Astaqauliyah.Com

9 Komentar:

erik 23 Juli, 2009 15:41

mank hidup ki penuh perjuangan okh ditambah meneh modal
makane nganti saiki aku rung rabi rabi mergo modalku kurang

sedeh

Bisnis 24 Juli, 2009 01:00

ya emang harus modal lah kencing aja bayar kan tapi tidak harus uang modal itukan thanks salam kenal

Pencerah 24 Juli, 2009 08:51

@kang eric: padahal modal rabi kan niat kekeke
@kang mardee: kawit wingi meh koment kok angel.

fitri alifah 24 Juli, 2009 09:13

semuanya emang butuh perjuangan :)..

jaloee 24 Juli, 2009 23:42

xixixii.. ada istilah " bermodalkan nekad " .. berarti modal bukan hanya berbentuk materi saja kan boss ??

mardee 25 Juli, 2009 06:56

@erik: iya, tapi ojo suwe2 lho.. ngko ndak kedisikan kancane..
@pencerah: mosok sih? angel piye?
@fitri: setujuh!
@jaloee+bisnis: di atas itu kan cuma contoooh.. (doh)

globalwarming 27 Juli, 2009 02:01

apa pu pekerjaan itu mesti memerlukan modal baik materi maupun non materi,dan jika ingin sukses jadikan lah pekerjaan itu sebagai hobi dan motipasi diri anda untuk mengejar hobi tersebut,salam kenal sob!!!

hijau-lumut 30 Juli, 2009 00:23

waaaaw.... di banjar masih pake cara tradisional, ka...
(kecrekan, gitar, ama botol). hehehe.. :D

Ki Ageng Pamanjaran 31 Juli, 2009 16:57

http://tafakurhati.blogspot.com/
http://romansecuil.blogspot.com/

Poskan Komentar

Pengen komentar lewat komen form jadul? klik di sini aja.

"untuk URL, jangan lupa gunakan http:// supaya tidak broken link. Atau kosongi bagian URL jika tidak mempunyai weblog"

"mohon tidak menggunakan anonymous"