21 Juni, 2012

Apa Kabar?

Menurut KBBI, kabar adalah laporan tentang peristiwa yang biasanya belum lama terjadi; berita; warta. Jika kita ditanya "Apa kabar?", kebayakan akan menjawab "Baik". Yang saya tangkap dari pertanyaan apa kabar adalah menanyakan tentang keadaan atau peristiwa yang belum lama terjadi yang penanya belum tahu. Tapi ada juga alasan yang seseorang itu bertanya apa kabar itu alasannya cuma untuk formalitas saja ketika bertemu seseorang yang telah lama tidak bertemu. Atau maksudnya adalah menanyakan adakah kabar terbaru yang belum saya ketahui. Jadi, pertayaan apa kabar harusnya juga diikuti dengan jawaban yang relevan tentang keadaannya yang belum lama terjadi.

Jawaban baik tentunya tidak salah, hanya saja sebaiknya jangan selalu dijawab baik. Ada beberapa alasan mengapa seseorang ketika ditanya kabar jawabnya baik, diantaranya:
  • Sedang males ngobrol atau males jawab. Berharap setelah dijawab baik, tidak akan tanya macam-macam lagi.
  • Sekedar formalitas, hanya untuk membuka obrolan setelah salam.
  • Tidak tahu harus jawab apa selain kata baik. Karena memang keadaan yang sebenarnya secara umum baik.
  • Menyembunyikan keadaan yang sebenarnya. Berharap orang lain hanya tahu bahwa dia baik-baik saja dan tidak kawatir tentang keadaannya.
Apapun alasannya, palin tidak sudah mau menjawab pertanyaan. Apapun latar belakang dari jawaban yang dilontarkan, paling tidak sudah mau untuk berbagi jawaban. Tidak cuma diam. Akan lebih baik lagi jika sebelum kata baik itu ditambahkan hamdalah untuk mengingatkan kita bahwa apapun keadaannya, kita pantas untuk memuji nikmat yang lebih besar yang kita terima dari Allah.

Jika menginginkan jawaban yang lain, mungkin pihak yang bertanya menambahkan satu atau dua kata supaya lebih spesifik. Misalnya "Apa kabar skripsi?" atau "Apa kabar hatimu?". Dengan begitu mereka akan menjawab lebih spesifik, walaupun tidak semua akan jujur menjawabnya. hahaha..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar