20 April, 2013

Cinta itu tuli

Meraba kanan kiri
Mencari maksud hati
Tak sadar indahnya jingga saat senja
Tak peduli rintik hujan
Pun warna-warni pelangi

Baginya indah hanya satu buah
Nyaman hanya apa yang digenggam
Lainnya pelengkap, tak dianggap
Sekitarnya hampa, tak ada
Hanya dia dan dia, berdua

Diam atas teriakan
Apalagi cuma bisikan

Tuli
Telinga tersumbat kotoran
Mungkin jarang dibersihkan
Atau tersumbat earphone,terhubung ke mulut seorang yang dia sebut pasangan

Nasehat bak suara nyamuk
Nanti juga pergi jika perut sudah terisi
Omongan saudara dan sahabat dianggap suara jangkrik
Nanti juga berhenti ketika bertemu mentari

Bersihkan mata, telinga, hati
Jejalkan cinta di mana kamu pinta
Jaga mata, telinga, hati
Biarkan cinta mencari jalannya

09 April, 2013

Perbandingan tarif internet 2013

Bagi pengguna smartfren, gangguan beberapa waktu yang lalu mungkin mengganggu aktifitas sehari-hari. Bahkan ada yang pindah layanan operator lain demi online. Tapi beberapa orang memilih sabar sampai koneksi kembali normal. Berikut perbandingan tarif paket internet seluruh operator di Indonesia (Kartu As, Simpati, Kartu Halo, XL, Indosat, Three, Smartfren, Esia) yang dengan harga 20,000 sampai dengan 50,000.



Harga dan tarif di atas per awal April 2013. Untuk harga selain di atas silakan buka web masing-masing operator.

Walaupun harga adalah salah satu sebab utama seorang memilih operator untuk terhubung ke internet, jangan lupa faktor lainnya yaitu sinyal dan kualitas layanan. Percuma juga harga murah tapi sinyal cuma satu bar. Kualitas juga bisa menjadi salah satu faktor seorang memilih operator. Jika punya uang cukup, lebih baik pilih operator dengan kualitas terjamin walaupun tarifnya lebih mahal daripada berniat menghemat pengeluaran dengan bonus pisuhan.

Semoga bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan.

17 Maret, 2013

Bandung #2: Ketidakteraturan Lantas

Cerita kedua dari kota kembang. Kali ini bukan tentang tenpat wisata, kuliner atau tempat menarik lainnya. Sharing saja apa yang saya temui di sekitar tempat kerja dan apa yang terlihat mata. Di sini saya jarang sekali "keluar" untuk sekedar jalan-jalan. Selain karena kerjaan, mungkin sebab lainnya yaitu cuaca, buta jalan, dan atau macet. Mungkin juga karena belum tahu tempat yang menarik untuk dikunjungi. Tepatnya sih belum ada yang mengajak (lagi).

Menjadi kota besar mengakibatkan kota ini menjadi padat, sesak. Termasuk kendaraan. Sedikit kaget ketika pertama kali melewati jalanan Bandung. Pengguna kendaraan di jalan sungguh luar biasa.....nekatnya. Nekat waktu menyalip, menyeberang, cari jalan. Terutama untuk pengendara sepeda motor. Tapi ada benernya juga sih, pas macet kalau ga lincah ya harus ekstra sabar. Katanya ketidakaturan ini bukan hanya di kota Bandung saja, banyak yang lebih parah malah. Tapi yang saya lihat dengan mata kepala sendiri baru di sini.

23 Februari, 2013

Bandung 1#: Nasi Timbel Tenda Biru

Rasanya ada yang kurang kalau tidak posting pengalaman selama di perantauan. Dua minggu di Bandung tidak memberi banyak kesempatan untuk jalan-jalan. Kesibukan dari pagi hingga senja tak memberi banyak waktu sisa.

Dalam keadaan tersebut, ajakan gowes tentu saja tidak saya lewatkan begitu saja. Bukan karena saya suka gowes, tapi lebih karena saya butuh udara segar. Butuh waktu sebentar untuk keluar dari rutinitas yang hampir saja menjenuhkan. Tapi masalahnya sekarang ternyata cuma ada dua sepeda dengan tiga orang. Akhirnya saya yang mengalah. Tapi alhamdulillah saya masih bisa ikut dengan memakai sepeda motor.
Rencana berangkat jam lima subuh diundur menjadi jam tujuh pagi karena malamnya begadang, jadinya bangun kesiangan. Rute yang sama sekali belum saya kenal tentu saja menarik perhatian saya. Menjauh dari kota, menelusuri desa-desa.

15 Februari, 2013

Iri atas nama mimpi

Begitu besar arti mimpi, cita-cita, atau keinginan dalam hidup kita. Tanpa mimpi hidup hampa, tak berarti. Tanpa cita-cita hidup tak jelas mengarah ke mana. Tanpa keinginan hidup hanya soal makan.

Melihat kesuksesan orang lain, terutama teman dekat sering kali memacu kita untuk bisa sukses seperti mereka. Kalau bisa lebih sukses dari mereka. Hampir tiap orang punya mimpi, apapun itu. Karena subjektif, impian bisa berarti macam-macam untuk tiap orang. Karena begitu berharganya mimpi, seorang akan menghabiskan banyak waktu dan mengerahkan banyak tenaga untuk meraihnya. Bahkan kadang rela mengorbankan orang lain. Na'udzubillah.