07 Agustus, 2013

Puasa twitter dan facebook

Terhitung sampai hari ini saya tidak login akun twitter selama 29 hari, selama ramadhan 1434 H. Untuk facebook saya terpaksa login sekali hanya untuk mengganti password karena ada yang mencoba masuk (login).


Ini waktu terlama saya tidak menggunakan dua media sosial itu. Alasannya sederhana, ingin mengurangi kesia-siaan di bulan ramadhan. Bukan berarti dengan meninggalkan keduanya saya bebas dari membuang waktu dengan sia-sia. Tapi, dengan meninggalkan keduanya untuk sementara saya bisa mengurangi waktu yang tebuang sia-sia untuk melakukan hal lain yang lebih bermanfaat (baik untuk dunia maupun akhirat).
Tapi tidak semua media sosial saya tinggalkan. Kadang saya masih menggunakan gmail untuk keperluan pekerjaan. Atau kadang nyari aplikasi di google play via pc. Jadi, otomatis google plus masih saya gunakan karena notifikasinya nempel jadi satu. Dan saya menemukan kesenangan tersendiri di google plus.

Ternyata tanpamu langit masih biru
Ternyata tanpamu bunga pun tak layu
Ternyata dunia tak berhenti berputar walau kau tak di sisiku

saatnya kini ku menyadari
tanpamu diriku tak akan sendiri

Tanpa twitter dan facebook pun ternyata saya masih hidup :D alhamdulillah. Paling tidak ini menjadi latihan saya untuk mengurangi ketergantungan terhadap media sosial. Pikiran tidak banyak terbuang ke timeline. Kembali ke interaksi sosial yang sebenarnya, di dunia nyata. Tapi ternyata dengan puasa twitter berpengaruh juga dengan puasa ngeblog. Jadi kurang bersemangat posting blog, padahal udah ganti template biar ga bosen. Semoga syawal tahun ini, dengan saya kembalu ke dua media sosial di atas tambah semangat ngeblog lagi. Dan tentunya tambah semangat juga ibadahnya.

Yang terakhir (dalam posting ini), selamat hari raya 'Idul Fitri 1434 H. Semoga puasa kita diterima, tarawih tak sia-sia, lapar dahaga diganti dengan pahala berlipat ganda. Semoga semangat beribadah berlanjut ke 11 bulan berikutnya dan masih merasakan nikmatnya ibadah pada ramadhan berikutnya. Aamiin..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar