16 November, 2014

Fenomena ngandroid

Bagi yang hidup di perkotaan, sudah biasa melihat seseorang membawa berbagai macam gadget dengan berbagai macam sistem operasi dan kecanggihannya. Bagi saya yang tinggal di desa pemandangan tersebut sangat langka. Jangankan gadget, untuk mengisi pulsa saja masyarakat sini kadang masih ngutang. Tapi itu beberapa tahun yang lalu.


Kira-kira setahun terakhir ini pemandangan itu berubah. Mungkin karena pergaulan para remaja yang sekolah di kota (kecil) dan mereka yang sudah bekerja di luar kota. Rata-rata mereka sudah mempunyai perangkat atau gadget dengan sistem operasi robot ijo. Karena latah ingin mengikuti perkembangan jaman. Sayangnya tidak diiringi dengan kemampuan mereka dalam mengoperasikannya dan pengetahuan tentang kemampuan handphone tersebut. Tahunya sudah memiliki handphone android dan bisa ngeping itu sudah bagus.

Berikut berapa hal yang (biasanya) tidak mereka tahu tentang android,


Android butuh koneksi internet untuk download aplikasi dan media sosial. Percuma punya gadget android jika tidak terkoneksi dengan internet, fungsinya tidak akan maksimal. Tapi setelah merakyatnya aplikasi BBM, koneksi internet bagi sebagian orang sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok mereka.

Handphone android boros baterai. Bagi yang terbiasa dengan handphone sejuta umat, setelah pindah ke android dan tahu bahwa android butuh koneksi internet biasanya sedikit terkejut dengan borosnya baterai. Bahkan beberapa orang mengira baterainya yang bermasalah. Hingga sekarang setelah tahu, menjamurlah powerbank (PB).

Akun Google. Ini mayoritas pengguna baru tidak mengetahui, untuk bisa download aplikasi harus menggunakan akun google. Sebagian besar yang saya temui, pengguna baru tidak tahu bahwa kontak mereka bisa dibackup di google contact. Jadi tidak perlu kawatir kehilangan kontak asalkan ingat username dan password akun google. Yang lucu lagi ketika punya handpone android tapi tidak tahu emailnya apa.

Update aplikasi. Ini saya ketahui ketika beberapa orang mengeluh aplikasi whatsapp mereka tidak bisa digunakan. Ternyata dari pihak whatsapp mengharuskan update aplikasi untuk bisa menggunakan aplikasinya. Sebagian gadget memang tidak tiap ada pemberitahuan kita harus update aplikasi kita, tapi setidaknya tahu kapan harus update aplikasi untuk mendapatkan fitur baru atau perbaikan dari aplikasi yang kita install.

Launcher, root, ROM. Sebagian besar pengguna baru tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mengubah tampilan android mereka. Atau sekedar tahu dari bawaan handphone. Saya sendiri agak kaget ketika dengar ada jasa ganti ROM dengan bayar 50 ribu, padahal tutorial di google banyak.

Ketidaktahuan yang saya sebutkan di atas bukan bermaksud jadi sok tahu, bukan. Hanya pengen sharing saja. Android bukan untuk kalangan menengah ke atas saja, dengan maraknya handphone china kalangan bawah juga bisa menikmati teknologi -yang sudah tidak baru lagi- ini. Mereka yang awalnya sudah nyaman dengna HP sejuta umat, akhirnya tertarik juga dengan android. Semoga dengan maraknya android, operator pulsa bisa menambah kualitas dan kuantitas sinyal data mereka. Sehingga semakin banyak orang yang bisa menikmatinya.

Tapi.... Kecanggihan gadget tidak akan berguna jika tidak diimbangi dengan kemampuan pengguna untuk mengoperasikannya.

Dekatkan yang jauh dengan jarimu, jangan sampai jarimu menjauhkan orang yang ada di dekatmu. Manfaatkan kecanggihan sebesar-besarnya untuk kebaikan.

Untuk apa saja gadgetmu?

4 komentar:

  1. keren gan article nya..kenjungi juga blog saya ya gan http://chaniaj.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

    Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    BalasHapus